Pukul 18.00, Jumat - Ritual Alina Rahayu
Pukul 18.00, Jumat Ritual Alina Rahayu I. Liturgi Sebelum Fajar Alarm berbunyi pukul 05.15, tapi Alina Rahayu sudah bangun lima menit sebelumnya. Matanya terbuka dalam keremangan—momen transisi antara tidur dan sadar, ketika dunia masih berbisik pelan dan tubuh belum sepenuhnya milik waktu. Ia berbaring sejenak, menatap langit-langit apartemen yang mulai terlihat samar dalam cahaya fajar Jakarta yang merayap masuk lewat celah gorden. Kakinya menyentuh lantai keramik. Dingin. Sentuhan pertama hari ini selalu dingin—seperti bumi mengingatkan bahwa setiap hari dimulai dari nol, dari suhu yang sama, dari titik yang setara. Ia berjalan ke dapur dalam kesunyian, langkah kaki telanjang tidak berbunyi di apartemen satu kamar di lantai tujuh ini. Jendela dapur berkabut embun. Alina menyekanya dengan punggung tangan—sapuan melingkar—dan kota di luar mulai terlihat. Lampu gedung-gedung masih menyala, tapi langit sudah tidak hitam lagi. Abu-abu kebiruan. Warna yang ...